Efektivitas berbagai jenis media tanam dan pemberian asam amino dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kopi arabika pada fase transisi

Bibit kopi arabika

Penulis

  • Ahmad Dhani politeknik negeri jember
  • Anni Nuraisyah Politeknik Negeri Jember
  • Rahmawati Politeknik Negeri Jember
  • Ferril Muhammad Nur Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/agropross.2026.901

Kata Kunci:

Media tanam, asam amino, bibit kopi

Abstrak

Fase transisi merupakan tahap kritis pertumbuhan bibit kopi setelah dipindahkan dari persemaian ke media tanam yang lebih besar. Keberhasilan fase ini dipengaruhi oleh kualitas media tanam dan pemberian biostimulan, seperti asam amino. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi media tanam dan konsentrasi asam amino terhadap pertumbuhan bibit kopi Arabika (Coffea arabica L.) pada fase transisi. Penelitian dilaksanakan pada Januari–April 2025 di Laboratorium Lapang Politeknik Negeri Jember menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah media tanam (tanah + pasir + blotong; tanah + pasir + kompos kulit kopi; dan tanah + pasir + kotoran kambing dengan perbandingan 2:1:1). Faktor kedua adalah konsentrasi asam amino (0%, 5%, 10%, dan 15%). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, volume akar, berat basah, dan berat kering tanaman. Data dianalisis menggunakan uji F dan uji Duncan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter. Pemberian asam amino berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun dengan konsentrasi terbaik 15%. Interaksi kedua faktor berpengaruh nyata terhadap diameter batang, dengan kombinasi terbaik pada media tanah + pasir + kompos kulit kopi dan asam amino 10%. 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Agustin, D. P., & Nim, A. (2025). Pengaruh asam amino berbahan ikan lemuru terhadap pertumbuhan bibit kakao ( Theobroma cacao L.).

ArtiYoesdiarti, S. M. (2014). tani dalam meningkatkan pendapatan petani ubi jalar melalui program puap the social engineering of sweet potato peasant Jurnal Pertanian, 5(43), 1–10.

BPS-Statistics. (2024). indonesia coffee statistics 2023. bps–statistics indonesia, 8, 69.

Damayanti, R. E., Ali, F. Y., Asmono, S. L., & Pratita, D. G. (2024). Respon bibit kopi robusta ( coffea canephora ) terhadap pemberian kno3 dan ekstrak bawang merah :National Conference Proceedings of Agriculture, 475–482.

Delima, J., Jurusan, S., Pertanian, B., Pertanian, F., Brawijaya, U., Veteran, J., & Timur, J. (2020). Pengaruh konsentrasi zpt dan dosis pupuk kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (brassica oleracea). Jurnal Produksi Tanaman, 8(5), 480–487.

Ernita, M., Utama, M. Z. H., Zahanis, Z., Ernawati, E., & Muarif, J. (2023). Pengaruh zat pengatur tumbuh alami dan sintetik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (elaeis guineensis jacq) di pre nusery. Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 7(2), 186–194.

Fentia, L., Fitria, E., Seprina, Z., & Juwita, R. (2023). Pupuk kompos dari sampah organik sisa sayuran dan buah-buahan menggunakan aktivator air nenas. Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 90–100.

Harahap, P., Harahap, K. M., Pulungan, S., & Syawal, F. (2019). pengaruh penambahan berbagai komposisi bahan organik terhadap karakteristik hidroton sebagai media tanam, Jurnal Pertanian Tropik Jurnal Pertanian Tropik.6(2), 180–189.

Harsantya, H. D. (2024). Pengaruh berbagai jenis media tanam dan konsentrasi asam amino terhadap pertumbuhan stek kopi robusta (coffea canephora L.). Αγαη, 15(1), 37–48.

Jatsiyah, V., Rosmalinda, R., Sopiana, S., & Nurhayati, N. (2020). Respon pertumbuhan bibit kopi robusta terhadap pemberian pupuk organik cair limbah industri tahu. Jurnal Ilmu Pertanian, 5(2), 68.

Kusuma, muhammad dani. (2023). Uji macam kandungan dan total kadar asam amino berbahan ikan lemuru (sardinella longiceps). Politeknik Negeri Jember.

Maulida, D., & Erfa, L. (2018). Teknologi pemanfaatan limbah kulit kopi melalui pelatihan pembuatan kompos. Jurnal Pertanian, 50–56.

Muksalmina, K. R. F. (2020). Pengaruh pemberian pupuk guano dan pupuk growmore terhadap pertumbuhan bibit kopi robusta (coffea robusta L.). Jurnal agroristek, 3(1), 13–20.

Novita, E., Fathurrohman, A., & Pradana, H. A. (2019). Pemanfaatan kompos blok limbah kulit kopi sebagai media tanam. Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 2(2), 61–72.

Pranata, N., & Zakariyya, F. (2021). Growth response of robusta coffee (coffea canephora l.) seedlings to exogenous salicylic acid application. Pelita Perkebunan (a Coffee and Cocoa Research Journal), 37(3), 197–206.

Raditya Yudhatama. (2022). Efek penambahan kompos kulit kopi terhadap pertumbuhan bibit kopi arabika (coffea arabica L.) andongsari. Politeknik Negeri Jember.

Riduan, Junaidi, & Hayati, R. (2018). Perkebunan dan lahan tropika issn 2088-6381 studi sifat fisik tanah pada kebun karet dan kelapa sawit di desa rasan kecamatan ngabang kabupaten landak. Perkebunan dan liahan tropika, 8(1), 18–28.

Rinanto, Y., Amelia Uswatun, A. U., Sutrisna, A. N., Ningrum, F. C., & Maghfira, H. A. (2023). Pengujian berbagai pupuk dan ZPT terhadap pertumbuhan tanaman kopi robusta (Coffea canephora). Jurnal Mahasiswa Biologi, 3(3), 165–173.

Riswandi, R., Wulan Kumala Sari, dan, Studi Agroekoteknologi, P., Budidaya Perkebunan, J., & Pertanian, F. (2021). Pengaruh pemberian kompos kulit buah kopi terhadap pertumbuhan bibit kopi robusta (coffea canephora) the effect of coffee rind compost on the growth of robusta coffee (coffea canephora) seedlings. Jurnal Riset Perkebunan, 2(2), 107–117.

Saputri, R., Bayu, E. S., & Setiado, H. (2021). Pengaruh cekaman kekeringan terhadap morfologi akar beberapa genotipe padi beras merah (oryza sativa L.) Pada fase vegetatif. Jurnal Online Agroekoteknologi, 8(1), 50–56.

Sitanggang, A., Islan, & Saputra, S. I. (2015). Pengaruh pemberian pupuk kandang ayam dan zat pengatur tumbuh giberelin terhadap pertumbuhan bibit kopi arabika (coffea arabica L.). Jom Faperta, 2(1), 1–12.

Situmorang, R. P., Barus, A., & Hanum, C. (2018). Respons pertumbuhan bibit kopi robusta (coffea robusta L.) Terhadap berbagai perbandingan media tanam dan interval pemberian air. Journal Agroekoteknologi, 6(3), 620–625.

Sofyani, D. (2020). Pengaruh kombinasi konsentrasi zat pengatur tumbuh air kelapa dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan kopi arabika (coffea arabika L.). 2, 1–9.

Suhastyo, A. A. (2017). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan pupuk kandang. Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 144–150.

Sulistiyono, N. B. E., Yudayantho, I., & Rahayu, S. (2018). Pengaruh blotong sebagai media tanam terhadap pertumbuhan bibit tebu (saccharum officinarum L.) Tiga varietas sistem bud chips. Journal of Applied Agricultural Sciences, 2(2), 87–97.

Syukur, A. (2021). Asam amino dan manfaatnya bagi tanaman. dinas pertanian dan ketahanan pangan.

Taryana, Y., & Sugiarti, L. (2020). Pengaruh media tanam terhadap perkecambahan benih kopi arabika (coffea arabica L). Jurnal Agrosains dan Teknologi, 4(2), 64.

Thesiwati, A. S. (2018). Peranan kompos sebagai bahan organik yang ramah lingkungan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Dewantara, 1(1), 27–33.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-20

Cara Mengutip

Dhani, A., Nuraisyah, A., Rahmawati, & Nur, F. M. (2026). Efektivitas berbagai jenis media tanam dan pemberian asam amino dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kopi arabika pada fase transisi: Bibit kopi arabika. Agropross : National Conference Proceedings of Agriculture, 218–228. https://doi.org/10.25047/agropross.2026.901

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>