Strategi Digital Marketing pada Pemasaran Hasil Pertanian: Systematic Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.25047/agropross.2026.1033Kata Kunci:
Digital, Marketing, Pertanian, SLRAbstrak
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era Industri 4.0 telah memicu transformasi fundamental dalam lanskap pemasaran global, tidak terkecuali pada sektor pertanian. Penelitian ini menyajikan tinjauan literatur sistematis (Systematic Literature Review - SLR) mengenai strategi pemasaran digital untuk hasil pertanian, dengan tujuan menganalisis efektivitas, hambatan, serta tren teknologi masa depan. Mengikuti protokol PRISMA, analisis dilakukan terhadap berbagai artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2014 hingga 2025. Temuan utama menunjukkan bahwa integrasi strategi multi-channel yang mencakup media sosial, optimasi mesin pencari (SEO), pemasaran konten, dan platform e-commerce secara signifikan meningkatkan jangkauan pasar, pendapatan petani, serta keterlibatan konsumen. Penggunaan teknologi disrupsi untuk personalisasi pemasaran dan Blockchain untuk transparansi rantai pasok muncul sebagai pilar baru dalam membangun kepercayaan konsumen. Namun, implementasi strategi ini di negara berkembang seperti Indonesia masih terkendala oleh kesenjangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur di daerah pedesaan, dan tantangan logistik produk segar. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pemasaran digital pertanian memerlukan sinergi antara inovasi teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan dukungan kebijakan pemerintah yang komprehensif untuk menciptakan ekosistem agribisnis yang berkelanjutan dan kompetitif di pasar global.
Unduhan
Referensi
ank, W. (2021). Transforming agricultural value chains for food security and resilience. World Bank.
Bertoglio, R., Corbo, C., Renga, F. M., & Matteucci, M. (2021). The digital agricultural revolution: A bibliometric analysis literature review. IEEE Access.
Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic analysis: A practical guide. SAGE Publications.
Bryła, P., Chatterjee, S., & Ciabiada-Bryła, B. (2022). Consumer Engagement in Social Media Marketing: Theoretical and Practical Perspectives. Sustainability, 14(6), 3317. https://www.mdpi.com/2071-1050/14/6/3317
FAO. (2020). Agricultural value chains and food systems transformation. FAO.
Fharaz, V. H., Kusnadi, N., & Rachmina, D. (2022). Pengaruh literasi digital terhadap literasi e-marketing pada petani. Jurnal Agribisnis Indonesia, 10(1), 169–179.
Fu, X., Zhang, B., & Chan, F. T. S. (2022). How Social Media Information Transparency Influences Consumer Trust and Purchase Intention in Green Agricultural Products. Frontiers in Environmental Science, 10, 985101. https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fenvs.2022.985101/full
Gantini, T. (2025). Penerapan e-commerce dan strategi digital marketing dalam pemasaran produk pertanian di Indonesia. Journal of Innovation and Research in Agriculture, 4(1), 30–38.
Klerkx, L., Jakku, E., & Labarthe, P. (2019). A review of social science on digital agriculture, smart farming and agriculture 4.0. NJAS - Wageningen Journal of Life Sciences, 90–91, 100315. https://doi.org/10.1016/j.njas.2019.100315
OECD. (2020). Strengthening agricultural value chains in developing countries. OECD Publishing.
Padapi, A., Haryono, I., & Rukmelia, R. (2022). Pemanfaatan media sosial sebagai media promosi produk olahan agribisnis. Jurnal Sains Dan Teknologi Industri Peternakan, 2(2), 30–36.
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., Shamseer, L., Tetzlaff, J. M., Akl, E. A., Brennan, S. E., Chou, R., Glanville, J., Grimshaw, J. M., Hróbjartsson, A., Lalu, M. M., Li, T., Loder, E. W., Mayo-Wilson, E., McDonald, S., … Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71
Pardede, G. I. (2025). Pengaruh media sosial terhadap efektivitas pemasaran produk pertanian di era digital. Jurnal Agroteknologi, 4(2), 217–228.
Qurtubi, Q., Febrianti, M. A., Sugarindra, M., Hidayat, A., & Suyanto, M. (2022). The impact of digital marketing: A systematic literature review. International Journal of Interactive Mobile Technologies, 16(13), 15–29.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Tranfield, D., Denyer, D., & Smart, P. (2018). Towards a methodology for developing evidence-informed management knowledge by means of systematic review. British Journal of Management, 14(3), 207–222. https://doi.org/10.1111/1467-8551.00375
Ulfa, S., & Tajuddien, R. (2025). Digital marketing berbasis artificial intelligence: Systematic literature review 2020–2025. Jurnal Lentera Bisnis Dan Kewirausahaan, 2(2).
Usmiati, U., Said, L. R., Rifani, A., Firdaus, M. R., & Fitriadiansyah, R. (2025). Disruptive innovation and the future of digital agriculture: A systematic review of new technologies in agricultural marketing channels. Archives of Business Research, 13(12), 81–95.
Waluyo, T. (2022). Transformasi digital dalam pemasaran produk pertanian: Analisis strategi, tantangan, dan implikasinya. Jurnal Sosial Agribisnis, 6(2), 120–134.
Zhang, M., & Berghäll, S. (2021). E-commerce in agri-food sector: A systematic literature review based on service-dominant logic. Journal of Theoretical and Applied Electronic Commerce Research, 16(7), 3356–3374.
Zhao, G., Liu, S., Lopez, C., Lu, H., Elgueta, S., Chen, H., & Boshkoska, B. M. (2020). Blockchain technology in agri-food value chain management: A synthesis of applications, challenges and future research directions. Food Control, 109, 106914. https://doi.org/10.1016/j.foodcont.2019.106914
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ulidesi Siadari, Karina Rahmah, Sri Utami Lestari, Gina Fauzia, Mirawati Yanita

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta (Copyright) artikel yang dipublikasikan di Agropross : National Conference Proceedings of Agriculture dipegang oleh penulis (Copyright by Authors) di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY). Sehingga penulis tidak memerlukan perjanjian pengalihan hak cipta yang harus diserahkan kepada redaksi.