Penerapan Praktik Budidaya Kelapa Sawit: Petani Swadaya VS Petani Mitra
DOI:
https://doi.org/10.25047/agropross.2026.1111Abstrak
Kelapa sawit merupakan komoditi strategis dan unggulan dalam perekonomian di Indonesia. Budidaya kelapa sawit merupakan salah satu aspek penting dalam keberhasilan usahatani kelapa sawit yang melibatkan berbagai pola pengelolaan usahatani. diantara pola tersebut, petani swadaya dan mitra menunjukkan karakterisrik yang berbeda dalam penerapan teknik budidaya, akses terhadap sarana produksi, serta dukungan kelembagaan. Perbedaan ini akan berpotensi mempengaruhi tingkat produktivitas, efisinsi usaha, pendapatan petani hingga keberlanjutan pengelolaan kebun sawit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan penerapan praktik budidaya kelapa sawit antara petani swadaya dan mitra. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui survei dan deep interview. Fokus kajian mencakup aspek teknik budidaya terkait bibit, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, pemeliharaan hingga produksi kelapa sawit swadaya dan mitra. Selain itu juga aspek non teknis seperti akses pengadaan input produksi, pendampingan, dan pola kemitraan. Pendekatan analisis yang digunakan bersifiat deskriptif untuk mengidentifikasi perbedaan, keunggulan dan kendala yang dihadapi oleh masing masing petani. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan karakteristik pada aspek pengelolaan usahatani dan sistem kelembagaan. Petani swadaya secara mandiri melakukan budidaya tanpa keterikatan dengan perusahaan inti sehingga keputusan usahatani seperti pemilihan bibit, dosis dan waktu pupuk hingga pemasaran diputuskan oleh petani sendiri. Hal ini memberikan fleksibilitas yang tinggi namun terdapat variasi pengelolaan yang cukup besar karena pelaksanaan budidaya akan tergantung pada kemampuan modal, pengetahuan dan pengalaman masing masing petani. Berbeda dengan petani plasma yang menjalankan usahatani dalam kerangka kemitraan sehingga pengelolaan kebun akan mengikuti standar teknis dan manajerial yang ditentukan perusahaan inti termasuk pendampingan yang membuat produktivitas dan stabilitas pendapatan petani relatif terjamin.
Unduhan
Referensi
Anggara, Y., & Kusdarjito, C. (n.d.). Praktik Terbaik dalam Budidaya Kelapa Sawit untuk Petani Kecil: Studi Kasus di Kabupaten Lamandau. 18(2), 2025. https://doi.org/10.31289/agrica.v18i2
Ariyanto, A., Nizar, R., & Mutryarny, E. (n.d.). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi kelapa Sawit Rakyat Pola Swadaya di Kabupaten Kampar-Riau.
Direktorat Jenderal Perkebunan. Buku Statistik perkebunan 2023-2025 JILID 1. (n.d.).
Chalil, D., & Barus, R. (2020a). Certification, Replanting and Oil Palm Smallholders’ Income. In Journal of Oil Palm and Palm Oil Research (Vol. 2, Number 1). http://joppor.cpopc.org/index.php/joppor40
Chalil, D., & Barus, R. (2020b). Is certification an effective tool to improve smallholdings’ performance? E3S Web of Conferences, 211. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202021105004
Derita Ndraha, M., & Hutabarat, S. (2014). Analisis Kelembagaan Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Pola Plasma menghadapi Pasar Glonal di Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan (Vol. 1, Number 2).
K., Siswanto, Y., Lubis, Z., & Akoeb, E. N. (n.d.). AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis The Analysis of Factors Affecting People’s Palm Oil Production in Tebing Linggahara Village, West Bilah District, Labuhanbatu Regency. In Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis (Vol. 2, Number 1). Retrieved http://jurnalmahasiswa.uma.ac.id/index.php/agrisains
Farandika Akbar, M., Napitupulu, D. M., Mirawati Yanita, dan, Agribisnis, M., Pertanian, F., Jambi Jln Kemajuan No, U., Darat, M., Luar Kota, J., & Jambi, M. (2024). Analisis Keberlanjutan Perkebunan Kelapa Sawit Swadaya di Kecamatan Sekerenan Kabupaen Muaro Jambi. 21(2), 183–194. https://doi.org/10.20961/sepa/v2i2.75282
Fauzia, G., Yanita, M., Alamsyah, Z., Napitupulu, D., & Farida, A. (2025). Development of oil palm plantations in the second cycle in Jambi Province: A review of independent palm oil. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1518(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/1518/1/012028
Lestari, H. D., Nurliza, N., & Oktoriana, S. (2024). Peningkatan Keterampilan Praktik Pertanian yang Baik Petani Sawit Swadaya di Kabupaten Sambas. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 29(2), 244–250. https://doi.org/10.18343/jipi.29.2.244
Mehraban, N., Kubitza, C., Alamsyah, Z., & Qaim, M. (2021). Oil palm cultivation, household welfare, and exposure to economic risk in the Indonesian small farm sector. Journal of Agricultural Economics, 72(3), 901–915. https://doi.org/10.1111/1477-9552.12433
Muchlis, F., Farida, A., & Kurniasih, S. (n.d.). Persepsi Pekebun Swadaya Terhadap Penerapan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) di Kabupaten Muaro Jambi.
Muchlis, F., Fitri, Y., & Rahman, D. A. (2011). Analisis Respon Petani terhadap Sosialisasi Rencana Pembangunan Kebun Kelapa Sawit Pola Kemitraan Oleh PT. Kirana Ruso Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari.
Muchlis, F., Zainuddin, A., Destiarni, R. P., Jamil, A. S., Amalia, D. N., Fathony, Z., Azis, M. A., & Meilin, A. (2025). Keputusan Petani Swadaya dalam Implementasi Sistem Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Jurnal Penyuluhan, 21(01), 28–37. https://doi.org/10.25015/21202556757
Munirudin, A. L., Krisnamurthi, B., & Winandi, R. (2020). Kajian Pelaksanaan Kemitraan Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Kutai Timur (Studi Kasus di PT.NIKP). Jurnal Pertanian Terpadu, 8(2), 211–225. https://doi.org/10.36084/jpt..v8i2.262
Nurul Amalia, D. (2023). The Impact of Implementing ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) Policy on Increasing the Income of Independent Oil Palm Farmers. Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis, 26(02), 15–26. https://doi.org/10.22437/jiseb.27004
PPKS Medan. (2022, June). Rekomendasi Penggunaan Jenis Pupuk untuk Tanaman Kelapa Sawit. Pusat Penelitian Kelapa Sawit .
Prastya, A., Suswatiningsih, T. E., & Purwandari, I. (2018). Studi Komparatif Penentuan Harga TBS dan Tengkulak dan Koperasi di Desa Tanjung Sawit Kabupaten Kampar (Vol. 3, Number 1).
Syahza, A. (2011). Percepatan Ekonomi Pedesaan melalui Pembangunan Perekbunan Kelapa Sawit *. In Jurnal Ekonomi Pembangunan (Vol. 12, Number 2).
Wahyuda F A, Andayani N, Mawandha H G. 2026. Penerapan Kultur Teknis Kelapa Sawit pada Petani Swadaya dan Plasma (Studi Kasus di Kabupaten Indragiri Hulu). Jurnal Agroforetech, Vol 4 No. 1 Maret 2026.
Winarti, W., Rahmadi, S., & Parmadi, P. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kelapa Dalam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Jurnal Ekonomi Aktual, 1(3), 141–148. https://doi.org/10.53867/jea.v1i3.56
Yanita, M., Alamsyah, Z., Napitupulu, D., Hamid, E., & Fauzia, G. (2021). Can smallholder’s oil palm income contribute to household expenses during replanting? IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 716(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/716/1/012086
Yanita, M., Napitupulu Program Studi Agribisnis, D., Pertanian, F., Jambi, U., & Jambi, P. (2020). Studi Struktur Biaya dan Penerimaan Ushatani Kelapa Sawit pasca Peremajaan di Kecamatan Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi (Number 2).
Yanita, M., & Ningsih, R. (2021). Social and economic characteristics of ISPO certified oil palm smallholders. E3S Web of Conferences, 306. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202130602053
Yutika, F., Cahyadi, E. R., & Mulyati, H. (2019). Perilaku Petani Kelapa Sawit Pola Swadaya dan Pola Plasma terhadap Prktik Produksi Kelapa Sawit Berkelanjutan di Kabupaten Kampar . Jurnal Agribisnis Indonesia, 7(2), 102–112. https://doi.org/10.29244/jai.2019.7.2.102-112
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Gina Fauzia, Mirawati Yanita, Sri Utami Lestari, Karina Rahma, Ulidesi Siadari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta (Copyright) artikel yang dipublikasikan di Agropross : National Conference Proceedings of Agriculture dipegang oleh penulis (Copyright by Authors) di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY). Sehingga penulis tidak memerlukan perjanjian pengalihan hak cipta yang harus diserahkan kepada redaksi.