Pemanfaatan Agensia Hayati Jamur Trichoderma sp Untuk Mengendalikan Penyakit Bercak Daun Pada Tanaman Kedelai
DOI:
https://doi.org/10.25047/agropross.2026.1079Kata Kunci:
Kata kunci: Bercak daun, Cercospora sp, Trichoderma sp, pengendalian hayatiAbstrak
Penyakit bercak daun yang disebabkan oleh Cercospora sp. merupakan salah satu penyakit penting yang menyerang kedelai, dimana dapat menurunkan kualitas dan kuantitas hasil produksi. Metode pengendalian yang umum digunakan adalah menggunakan bahan kimia (fungisida), namun penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, dan residu di tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas Trichoderma sp. sebagai agen biologis dalam menghambat pertumbuhan Cercospora sp. secara in vitro dan mengurangi intensitas penyakit pada kedelai. Penelitian dilakukan secara in vitro melalui uji daya hambat menggunakan metode dual culture, dengan konsentrasi (10⁷, 10⁸, dan 10⁹ cfu/ml) serta uji lapang dengan parameter intensitas penyakit, tinggi tanaman, polong segar dan polong kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trichoderma sp. dapat menghambat pertumbuhan Cercospora sp. secara in vitro, dengan konsentrasi 10⁷ dan 10⁸ cfu/ml menunjukkan efek penghambatan terbaik setelah 96 jam inkubasi (masing-masing 2,49% dan 2,39%). Dalam uji lapang, intensitas serangan bercak daun tidak menunjukkan perbedaan yang nyata antara perlakuan dengan Trichoderma sp. dan fenprozole, menunjukkan efektivitas pengendalian yang setara. Namun, Trichoderma sp. memiliki pengaruh yang lebih baik pada pertumbuhan vegetatif, dengan tinggi tanaman (38,7 cm) lebih tinggi daripada fenprozole (30,2 cm). Parameter polong segar dan polong kering tidak menunjukkan perbedaan yang nyata pada semua perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trichoderma sp. memiliki potensi untuk digunakan sebagai alternatif pengendalian hayati yang ramah lingkungan terhadap penyakit bercak daun pada kedelai, karena dapat mengendalikan penyakit secara efektif seperti fungisida kimia dan memiliki efek positif pada pertumbuhan tanaman.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Iqbal Erdiansyah, Jovita Thalia Firdausi, Trisnani Alif, Mahindra Dewi Nur Aisyah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta (Copyright) artikel yang dipublikasikan di Agropross : National Conference Proceedings of Agriculture dipegang oleh penulis (Copyright by Authors) di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY). Sehingga penulis tidak memerlukan perjanjian pengalihan hak cipta yang harus diserahkan kepada redaksi.