Respons Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea canephora) Klon BP 534 terhadap Aplikasi Pupuk Organik Cair Limbah Industri Tahu

Penulis

  • Mohamad Politeknik Negeri Jember
  • Dian Hartatie Politeknik Negeri Jember
  • Descha Politeknik Negeri Jember
  • Ni Nengah Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/agropross.2026.1070

Abstrak

Kopi robusta (Coffea canephora) merupakan komoditas perkebunan bernilai ekonomis tinggi yang memerlukan ketersediaan bibit unggul berkualitas, khususnya klon BP 534. Pemanfaatan limbah industri tahu sebagai pupuk organik cair (POC) menjadi alternatif untuk meningkatkan pertumbuhan bibit melalui perbaikan sifat fisik, kimia, dan biologi media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk organik cair limbah industri tahu terhadap pertumbuhan bibit kopi robusta klon BP 534. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Oktober di lahan Politeknik Negeri Jember menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) nonfaktorial dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (25%), P2 (50%), P3 (75%), dan P4 (100%). Hasil analisis menunjukkan bahwa POC limbah tahu mengandung unsur hara N sebesar 0,0560%, P sebesar 0,0243%, K sebesar 0,0023%, dengan pH 3. Pemberian POC berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit kopi robusta. Pada umur 90 HST, perlakuan P2 (50%) menunjukkan pertumbuhan terbaik dengan tinggi tanaman mencapai ±37 cm, diameter batang ±4,7 mm, dan jumlah daun ±16 helai, lebih tinggi dibandingkan kontrol (P0) yang masing-masing hanya mencapai ±31 cm, ±4,4 mm, dan ±14–15 helai. Parameter berat kering bibit menunjukkan peningkatan seiring dengan peningkatan konsentrasi POC, yaitu P0 (6,68 g), P1 (6,91 g), P2 (7,26 g), P3 (9,05 g), dan P4 (10,32 g). Dengan demikian, aplikasi pupuk organik cair limbah industri tahu berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit kopi robusta, dengan konsentrasi 50% (P2) sebagai perlakuan terbaik berdasarkan parameter pertumbuhan vegetatif.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Buku & Referensi Umum

Hardjowigeno, S. (2015). Ilmu tanah. Akademika Pressindo.

Sutanto, R. (2018). Pertanian organik: Menuju pertanian berkelanjutan. Kanisius.

Sutedjo, M. M. (2017). Pupuk dan cara pemupukan. Rineka Cipta.

Perkebunan Kopi

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. (2019). Pedoman budidaya kopi. Puslitkoka.

Direktorat Jenderal Perkebunan. (2022). Statistik perkebunan Indonesia: Kopi. Kementerian Pertanian RI.

Sumber Internasional

International Coffee Organization. (2023). Coffee market report. https://www.ico.org

Jurnal (contoh relevan POC & limbah)

Hidayat, N., & Sari, R. (2020). Pemanfaatan limbah cair tahu sebagai pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tanaman. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 8(2), 45–52.

Rahmawati, D., & Kurniawan, A. (2021). Pengaruh pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tanaman hortikultura. Jurnal Agronomi Indonesia, 49(1), 23–30.

Prasetyo, B., & Wibowo, S. (2019). Kandungan unsur hara pada limbah cair industri tahu dan potensinya sebagai pupuk organik. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 21(1), 12–18.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-20

Cara Mengutip

Mohamad, Hartatie, D., Cahyaningrum, D. G., & Andnyani, N. N. P. (2026). Respons Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea canephora) Klon BP 534 terhadap Aplikasi Pupuk Organik Cair Limbah Industri Tahu. Agropross : National Conference Proceedings of Agriculture, 28–33. https://doi.org/10.25047/agropross.2026.1070

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>