Pengaruh Pemberian Zat Pengatur Tumbuh 2,4-D dan BAP terhadap Pertumbuhan Kalus Kopi Arabika (Coffea arabica L.) secara In Vitro

Penulis

  • Sepdian Luri Asmono Politeknik Negeri Jember
  • Zegiansya Purnama Politeknik Negeri Jember
  • Fandyka Yufriza Ali Politeknik Negeri Jember
  • Setyo Andi Nugroho Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/agropross.2026.1114

Kata Kunci:

Arabica, Auksin, Embrionik, Kalus, Sitokinin

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini Adalah untuk mengetahui respon beberapa jenis kopi arabika terhadap pengaruh formulasi ZPT auksin dan sitokinin pada pertumbuhan embrio somatik. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan tanaman Politeknik Negeri Jember pada bulan Juli hingga Desember 2024. Bahan tanam yang digunakan adalah kalus primer umur 3 bulan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial, faktor pertama yaitu dua taraf formulasi ZPT 0 ppm 2,4-D + 6 ppm BAP, dan 0,22 ppm 2,4-D + 6 ppm BAP, serta pada faktor kedua terdiri dari empat taraf yakni kopi arabika varietas Gayo, Orange Bourbone, S-795 dan Andungsari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor varietas berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan kalus baru, warna kalus baru dan jenis kalus baru serta pada persentase keberhasilan berkalus embrionik. Sedangkan pada faktor formulasi hanya berpengaruh nyata terhadap waktu muncul kalus dan persentase kemunculan kalus embrionik, sedangkan interaksi antara varietas dan konsentrasi memberikan pengaruh tidak nyata pada setiap parameternya. Varietas Gayo secara tunggal berhasil memunculkan kalus embrionik sebesar 53.13% secara signifikan dibanding varietas lainnya. Sedangkan pada faktor formulasi, 0,22 ppm 2,4-D + 6  ppm BAP berhasil memunculkan kalus embrionik tertinggi juga. Namun  kemunculan kalus tercepat diperoleh pada formulasi 0 ppm 2,4-D + 6 ppm BAP yaitu pada 5,3 HST. Secara umum, berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa varietas Gayo dan konsentrasi 0,22 ppm 2,4-D + 6  ppm BAP merupakan perlakuan terbaik dalam mendukung pembentukan kalus embrionik.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Arimasetyowati. (2017). Keragaan Kalus dalam Pembentukan Embrio Somatik pada Kopi Arabika. Warta Pusat Penelitian Kopi Dan Kakao, 29(2).

Asmono, S. L., Arifiana, N. B., Setyoko, U., & Rahmawati, R. (2026). Pengaruh Komposisi Media Kultur Terhadap Induksi Kalus Kopi Arabika Andungsari 1 (Coffea arabica L.). Jurnal Agro Indragiri, 11(1), 33–39.

Asmono, S. L., Rahmawati, R., Husna, H., Sulala, A., Auliya, S., & Cahyono, E. H. (2024). Pembentukan Kalus pada Eksplan Daun Kopi Robusta dan Arabika pada Beberapa Konsentrasi Media MS (Murashige and Skoog). Agropross: National Conference Proceedings of Agriculture, 574–581. https://doi.org/https://doi.org/10.25047/agropross.2024.775

Dwi Yanti, F. F., & Wardana, R. (2023). Induksi Kalus Sorgum Sorgum (Sorghum bicolor L.) Pada Kombinasi 2,4-D dan BAP Secara In Vitro. Jurnal Javanica, 2(2), 72–80. https://doi.org/10.57203/javanica.v2i2.2023.72-80

George, E. F., Hall, M. A., & De Klerk, G. J. (2007). Plant Propagation by Tissue Culture: Volume 1. The Background. Springer Netherlands. https://books.google.co.id/books?id=55X_Wjct7f0C

Gunawan, L. W. (1992). Teknik kultur jaringan tumbuhan. Bogor (ID): Pusat Antar Universitas. Bioteknologi. Institut Pertanian Bogor.

Hapsoro, D. W. I., Hamiranti, R., & Yusnita, Y. (2020). In vitro somatic embryogenesis of superior clones of robusta coffee from Lampung, Indonesia: Effect of genotypes and callus induction media. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 21(8), 3811.

Ibrahim, M. S. D., Hartati, R. S., Rubiyo, R., Purwito, A., & Sudarsono, S. (2013). Embriogenic calli induction and regeneration potential of arabica coffee by 2,4-D and 6-benzyladenine. Jurnal Tanaman Industri Dan Penyegar, 4(2).

Ibrahim, M. S. D., Sudarsono, Rubiyo, & Syafaruddin. (2012). Pengaruh komposisi media terhadap pembentukan kalus embriogenesis somatik kopi arabika (Coffea arabica). Buletin RISTRI, 3(1)(1), 13.

Khayati, N., & Wachjar, A. (2020). Pengelolaan Pemangkasan Tanaman Kopi Arabika ( Coffea arabica L .) di Kebun Kalisat Jampit , PT Perkebunan Nusantara XII ( Persero ), Bondowoso , Jawa Timur Pruning Management of Arabica Coffee ( Coffea arabica L .) at Kalisat Jampit Estate , PT Perkebunan Nusantara XII ( Persero ), Bondowoso , East Java. 7(3), 295–301.

Lizawati, L., Zulkarnain, Z., & Neliyati, N. (2020). In Vitro Callus Development on Immature Leaf Explants of Liberica Coffee (Coffea liberica L. cv. Liberika Tungkal Komposit) by the Application of 2.4-D and BAP. Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi, 8(2). https://doi.org/10.24252/bio.v8i2.11769

Long, Y., Yang, Y., Pan, G., & Shen, Y. (2022). New Insights Into Tissue Culture Plant-Regeneration Mechanisms. In Frontiers in Plant Science (Vol. 13). https://doi.org/10.3389/fpls.2022.926752

Mahadi, I. (2016). Induksi Kalus Jeruk Kasturi ( Citrus microcarpa ) Menggunakan Hormon 2 , 4-D dan BAP dengan Metode in vitro ( Callus Induction of Calamansi ( Citrus microcarpa ) Using 2 , 4-D and BAP Hormones by in vitro Methods ). 21(2), 84–89. https://doi.org/10.18343/jipi.21.2.84

Oktavia, F., Budiani, A., & others. (2003). Embriogenesis somatik langsung dan regenerasi planlet kopi arabika (Coffea arabica) dari berbagai eksplan Direct somatic embryogenesis and regeneration of arabica coffee plantlets (Coffea arabica) from different explants. Menara Perkebunan, 71(2).

Priyono, P. (2010). Evaluation of somatic embryogenesis ability in robusta coffee (Coffea canephora Pierre). Pelita Perkebunan, 26(2), 160115.

Rasud, Y. (2020). Induksi Kalus secara In Vitro dari Daun Cengkeh ( Syizigium aromaticum L .) dalam Media dengan Berbagai Konsentrasi Auksin ( In Vitro Callus Induction from Clove ( Syzigium aromaticum L .) Leaves on Medium Containing Various Auxin Concentrations ). 25(1), 67–72. https://doi.org/10.18343/jipi.25.1.67

Riyadi, I., & Tirtoboma. (2004). Pengaruh 2, 4-D terhadap induksi embrio somatik kopi arabika. Buletin Plasma Nutfah, 10(2), 82–89.

Taiz, L., & Zeiger, E. (2015). Plant Physiology, 6th ed. In Annals of Botany.

Wattimena, G. A., Gunawan, L. W., Mattjik, N. A., Syamsudin, E., Wiendi, N. M. A., & Ernawati, A. (1992). Bioteknologi tanaman laboratorium kultur jaringan tanaman. Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Pusat Antar Universitas IPB. Bogor, 309.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-20

Cara Mengutip

Asmono, S. L., Purnama, Z., Ali, F. Y., & Nugroho, S. A. (2026). Pengaruh Pemberian Zat Pengatur Tumbuh 2,4-D dan BAP terhadap Pertumbuhan Kalus Kopi Arabika (Coffea arabica L.) secara In Vitro. Agropross : National Conference Proceedings of Agriculture, 1–9. https://doi.org/10.25047/agropross.2026.1114

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>