Aplikasi Pupuk Organik Kompos dan Mikoriza dalam Mendukung Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum, L.) di Lahan Pasir

Penulis

  • Muhammad Zayin Sukri Politeknik Negeri Jember
  • Anggita Rizky Fadilah Politeknik Negeri Jember
  • Ahmad Renaldi Arrizqi Politeknik Negeri Jember
  • Refa Firgiyanto Politeknik Negeri Jember
  • Eliyatiningsih Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/agropross.2026.1076

Kata Kunci:

Bawang merah, mikoriza, lahan pasir, pertumbuhan, pupuk organik

Abstrak

Peningkatan permintaan bawang merah seiring pertumbuhan jumlah penduduk menuntut ketersediaan pasokan yang stabil. Namun, kebutuhan tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan ketersediaan lahan pertanian subur, sehingga pemanfaatan lahan marginal seperti lahan pasir pesisir menjadi alternatif yang potensial. Lahan pasir memiliki keterbatasan dalam menahan air dan rendahnya kandungan bahan organik, sementara bawang merah (Allium ascalonicum L.) membutuhkan ketersediaan hara dan air yang cukup, terutama pada fase pembentukan umbi. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan kesuburan tanah melalui pemanfaatan pupuk organik dan teknologi pendukung seperti mikoriza. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk organik kompos dan mikoriza terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah di lahan pasir. Penelitian dilaksanakan pada Juli–Oktober 2025 di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAKL) non faktorial dengan tujuh perlakuan dan enam ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, diameter umbi, berat umbi basah, dan berat umbi kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik seluruh perlakuan tidak berbeda nyata terhadap semua parameter yang diamati. Namun, secara deskriptif terlihat adanya kecenderungan peningkatan pada fase akhir pertumbuhan, terutama pada diameter umbi, berat basah, dan berat kering umbi. Pada fase awal, respons tanaman belum signifikan karena pupuk organik memerlukan waktu dekomposisi dan lahan pasir memiliki kemampuan rendah dalam menahan air dan hara. Kombinasi pupuk organik dan mikoriza berpotensi meningkatkan ketersediaan hara dan penyerapan air sehingga mendukung peningkatan hasil pada fase generatif.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adriani, L., Hazra, F., & Istiqomah, F. N. (2021). Aplikasi Pupuk Hayati Mikoriza terhadap Tanaman Bawang Merah (Allium cepa var. aggregatum) pada Latosol Dramaga. Jurnal Ilmu Tanah Dan Lingkungan, 23(2), 59–65. https://doi.org/10.29244/jitl.23.2.61-67

Aliudin, A., Wibowo, A. S., Sariyoga, S., & Meutia, M. (2022). Model Pemberdayaan Petani Bawang Merah Melalui Sistem Bank Benih Untuk Peningkatan Kapasitas Petani (Suatu Kasus Pada Kelompok Tani Mekar Jaya Desa Tonjong). Jurnal Penyuluhan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(3), 62–70. https://doi.org/10.59066/jppm.v1i3.125

Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Produksi Tanaman Sayuran, 2021-2023. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NjEjMg==/produksi-tanaman-sayuran.html

Darsono, D., & Ferichani, M. (2022). Peramalan Luas Tanam dan Strategi Pengembangan Bawang Merah di Kabupaten Wonogiri. Jurnal Pangan, 31(2), 155–166. https://doi.org/10.33964/jp.v31i2.604

Deden and Umiyati, U. (2020) ‘Pengaruh mikroba pelarut fosfat dan batuan fosfat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.)’, Jurnal Agrotek Tropika, 8(1), pp. 193–206. doi: 10.23960/jat.v8i1.3692.

Hazra, F., Istiqomah, F.N. and Azzahra, B.A. (2024) ‘Peran mikoriza powder dan granul dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium cepa var. aggregatum)’, Jurnal Hortikultura Indonesia, 15(3), pp. 172–179. doi: 10.29244/jhi.15.3.172-179.

Hendarto, K., Widagdo, S., Ramadiana, S. and Meliana, F.S. (2021) ‘Pengaruh pemberian dosis pupuk NPK dan jenis pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.)’, Jurnal Agrotropika, 20(2), pp. 110–119.

Indriyati, L.T. (2018) ‘Efektivitas pupuk organik dan anorganik pada pertumbuhan dan hasil brokoli (Brassica oleracea var. italica)’, Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 23(3), pp. 196–202. doi: 10.18343/jipi.23.3.196.

Irfan, M. (2013). Respon Bawang Merah (Allium Ascalonicum L) Terhadap Zat Pengatur Tumbuh Dan Unsur Hara. Jurnal Agroteknologi, 3(2), 35–40.

Khusmayudi, K., Dirmawati, S.R., Hendarto, K. and Nurdin, M. (2025) ‘Pengaruh pupuk hayati dan pupuk kandang terhadap intensitas penyakit moler (Fusarium oxysporum) dan produksi bawang merah berpola tanam organik’, Jurnal Agrotek Tropika, 13(1), pp. 223–231. doi: 10.23960/jat.v13i1.9881.

Libra, N. I., Muslikah, S., & Basit, A. (2018). Pengaruh Aplikasi Vermikompos dan Pupuk Anorganik Terhadap Serapan Hara dan Kualitas Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt). Folium : Jurnal Ilmu Pertanian. https://doi.org/https://doi.org/10.33474/folium.v2i1.1003

Margasari, U. R., Budiyanto, G., & Utama, N. A. (2025). Evaluasi kesesuaian lahan pasir pantai Samas untuk budidaya bawang merah ( Allium ascalonicum L .). 216–222.

Muhammad, M., Fajri, A.D., Parwi, Parwito and Susilo, E. (2023) ‘Respon pertumbuhan dan produksi bawang merah terhadap genus mikoriza dan pupuk NPK’, SINTA Journal (Science, Technology and Agricultural), 4(2), pp. 139–150. doi: 10.37638/sinta.4.1.139-150.

Pangaribuan, D. H., Hendarto, K., Elzhivago, S. R., & Yulistiani, A. (2018). The effect of organic fertilizer and urea fertilizer on growth, yield and quality of sweet corn and soil health. AsianJournal of Agriculture and Biology, 6 (3), 335–344. https://www.researchgate.net/profile/Darwin-H-Pangaribuan/publication/328651015_The_effect_of_organic_fertilizer_and_urea_fertilizer_on_growth_yield_and_quality_of_sweet_corn_and_soil_health/links/5bda64eb92851c6b279cabcb/The-effect-of-organic-fertilizer-

Ramadhan, N. I. (2018). Pengaturan Tindak Pidana Pencemaran Lingkungan di Indonesia : Studi Pencemaran Tanah di Brebes. Journal of Multidisciplinary Studies, 09, 96–102. https://doi.org/https://doi.org/10.25134/logika.v9i02.2468

Sahara, Utari, M. H., & Azijah, Z. (2019). Volatilitas Harga Bawang Merah Di Indonesia. Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan, 13(2), 309–336. https://doi.org/10.30908/bilp.v13i2.419

Trismawati, T., Basit, A., & Nuriyanti, R. (2018). Camilan Bawang Khas Probolinggo Dalam Menghadapi Persaingan Pasar Nasional. Abdimas Siliwangi, 1(2), 96. https://doi.org/10.22460/as.v1i2p96-106.1670

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-20

Cara Mengutip

Sukri, M. Z., Fadilah, A. R., Arrizqi, A. R., Firgiyanto, R., & Eliyatiningsih. (2026). Aplikasi Pupuk Organik Kompos dan Mikoriza dalam Mendukung Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum, L.) di Lahan Pasir. Agropross : National Conference Proceedings of Agriculture, 577–587. https://doi.org/10.25047/agropross.2026.1076

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>