Aplikasi Bacillus subtilis sebagai Pengendalian Hayati Penyakit Gosong Palsu (Ustilaginoidea virens) pada Tanaman Padi Varietas Inpari 32

Penulis

  • Kavita Dela Agustin Politeknik Negeri Jember
  • Trisnani Alif Politeknik Negeri Jember
  • Iqbal Erdiansyah Politeknik Negeri Jember
  • Mahindra Dewi Nur Aisyah Politeknik Negeri Jember

DOI:

https://doi.org/10.25047/agropross.2026.1064

Abstrak

Salah satu penyebab produktivitas tanaman padi rendah yaitu karena serangan penyakit gosong palsu yang disebabkan oleh cendawan Ustilaginoidea virens. Upaya yang dapat digunakan untuk menghambat serangan penyakit gosong palsu pada tanaman padi dengan memanfaatkan pengendalian hayati seperti bakteri Bacillus subtilis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan bakteri B. subtilis sebagai agens biokontrol dalam mengendalikan penyakit gosong palsu pada tanaman padi secara in vivo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Terdapat 4 perlakuan secara in vivo yaitu (B. subtilis 10ml/l, 15ml/l, 20ml/l dan kontrol). Variabel yang diamati meliputi kejadian penyakit, intensitas serangan, tinggi tanaman, jumlah anakan, dan berat gabah per sampel. Variabel pengamatan dianalisis dengan uji normalitas dan homogenitas menggunakan SPSS, dengan uji lanjut Kruskal- Wallis dan Post Hoc Games-Howell. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh. Penggunaan B. subtilis dapat menghambat pertumbuhan patogen U. virens pada intensitas serangan dengan presentase 2,49%, dan kejadian penyakit dengan presentase 68,39%, dan pada vairiabel tinggi tanaman, jumlah anakan, dan berat gabah tidak menunjukkan pengaruh.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adhikari, P. (2024). False smut of rice: a menace to rice seed production in Nepal. Cogent Food and Agriculture, 10(1). https://doi.org/10.1080/23311932.20

24.2407064

Badan Pusat Statistik. (2024). Luas Panen dan Produksi Padi di Provinsi Jawa Timur 2024. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur, 35(14), 2. https://jatim.bps.go.id/pressrelease/2024/03/01/1454/pada-2023--luas-panen-padi-mencapai-sekitar-1-698-juta-hektare-dengan-produksi-padi-sebesar-9-71-juta-ton-gabah-kering-giling--gkg-.html

Baite, M. S., Raghu, S., Prabhukarthikeyan, S. R., Mukherjee, A. K., Bag, M. K., Lenka, S., & Jena, M. (2020). Yield loss assessment in rice ( Oryza sativa ) due to false smut

infection. 90(February), 361–364.

Donggulo, C. V, Lapanjang, I. M., & Made, U. (2017). Pertumbuhan dan hasil tanaman padi (Oryza sativa L) pada berbagai pola jajar legowo dan jarak tanam. Jurnal Agroland, 24(1), 27–35.

Fan, J., Liu, J., Gong, Z., Xu, P., Hu, X., Wu, J., Li, G., Yang, J., Wang, Y., Zhou, Y., Li, S., Wang, L., Chen, X., He, M., Zhao, J., Li, Y., Huang, Y., Hu, D., Wu, X., & Li, P. (2019). The false smut pathogen Ustilaginoidea virens requires rice stamens for false smut ball formation. 00, 1–14. https://doi.org/10.1111/1462-2920.14881

Harish, B. N., Nagesha, S. N., Ramesh, B. N., Shyamalamma, S., Nagaraj, M. S., Girish, H. C., & Pradeep, C. (2023). Molecular characterization and antifungal activity of lipopeptides produced from Bacillus subtilis against plant fungal pathogen Alternaria alternata. BMC Microbiology, 1–9. https://doi.org/10.1186/s12866-023-02922-w

Ladhalakshmi, D., Bhaskar, M., Koteshwar, P., Gs, L., Dilip, T., Rm, S., Prakasam, V., & M, S. P. (2020). Incidence of false smut on rice genotypes and the influence of weather factors on the disease. 13(2), 61–66.

Leharwan, M., & Kumar, T. V. A. (2021). Advances in False Smut of Rice and its Integrated Diseases Management: A Review. Agricultural Reviews, 44(Of), 78–83. https://doi.org/10.18805/ag.r-2131

Pandey, N., Vaishnav, R., Rajavat, A. S., Singh, A. N., Kumar, S., Tripathi, R. M., Kumar, M., & Shrivastava, N. (2024). Exploring the potential of Bacillus for crop productivity and sustainable solution for combating rice false smut disease. May, 1–18. https://doi.org/10.3389/fmicb.2024.1405090

Rosmania, Y. (2021). Pengaruh waktu penyimpanan inokulum Escherichia coli dan Staphilococcus aureus pada suhu dingin terhadap jumlah sel bakteri di Laboratorium Mikrobiologi. 23(3), 117–124.

Sharma, P., Khadka, R. B., & Baidya, S. (2024). Heliyon Evaluation of fungicides to manage rice false smut ( Ustilaginoidea virens ) in the hills of Nepal. Heliyon, 10(14), e34151. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e34151

Sinambela, B. R. (2024). Dampak Penggunaan Pestisida Dalam Kegiatan Pertanian Terhadap Lingkungan Hidup Dan Kesehatan The Impact of Pesticide Use in Agricultural Activities on The Environment and Health Bilker Roensis Sinambela. 8(2), 178–187.

Tresnaningsih, T., Herdiansah, D., & Hardiyanto, T. (2017). Tingkat Penerapan Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (Ptt) Pada Usahatani Padi Sawah (Oryza Sativa L.) (Suatu Kasus Di Desa Rejasari Kecamatan Langensari Kota Banjar). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 2(2), 131. https://doi.org/10.25157/jimag.v2i2.69

Wartono , Giyanto, dan K. H. M. (2014). Efektivitas Formulasi Spora. Bbpopt 2007, 21–28.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-20

Cara Mengutip

Agustin, K. D., Alif, T., Erdiansyah, I., & Aisyah, M. D. N. (2026). Aplikasi Bacillus subtilis sebagai Pengendalian Hayati Penyakit Gosong Palsu (Ustilaginoidea virens) pada Tanaman Padi Varietas Inpari 32. Agropross : National Conference Proceedings of Agriculture, 197–203. https://doi.org/10.25047/agropross.2026.1064

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>