Identifikasi Genus Nematoda Parasit pada Pertanaman Wortel dan Kentang di Brakseng, Jawa Timur
DOI:
https://doi.org/10.25047/agropross.2026.1031Abstrak
Kendala yang sering menjadi penghambat dalam budidaya tanaman hortikultura seperti tanaman kentang dan tanaman wortel di Brakseng, Jawa Timur adalah serangan nematoda parasit. Serangan nematoda ini menyebabkan berbagai gejala tanaman menjadi kerdil (stunting), umbi bercabang, retak, berbintil (puru), serta luka pada akar dan umbi sehingga berdampak pada berkurangnya produktivitas dan kualitas umbi wortel dan kentang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan kepadatan populasi nematoda parasit pada tanaman wortel dan kentang di Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan dengan cara survei yaitu pengambilan sampel tanah di lahan pertanaman wortel dan kentang yang bergejala. Identifikasi dilaksanakan di Laboratorium Kesehatan Tanaman Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur dengan pendekatan morfologi dan morfometri. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan genus nematoda parasit tanaman yaitu Meloidogyne, Pratylenchus, Rotylenchus, dan Globodera. Genus yang paling dominan berbeda pada kedua komoditas, Globodera spp. lebih dominan pada lahan tanaman kentang dan Pratylenchus spp. pada lahan tanaman wortel.
Unduhan
Referensi
Rahmadhini, N., Purwadi, O. G., & Widayati, W. (2023). Eksplorasi nematoda sista kentang (Globodera rostochiensis) pada lahan tanaman kentang di Desa Sumber Brantas, Jawa Timur. Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology), 4(1), 1–8
Mirsam, H. (2015). Identifikasi Nematoda Parasit pada Tanaman Wortel di Dataran Tinggi Malino, Sulawesi Selatan Berdasarkan pada Ciri Morfologi dan Morfometrik. Jurnal Fitopatologi Indonesia. https://doi.org/10.14692/JFI.11.3.85
Ochola, J., Coyne, D., Cortada, L., Haukeland, S., Ng’ang’a, M., Hassanali, A., Opperman, C., & Torto, B. (2021). Cyst nematode bio-communication with plants: Implications for novel management approaches. Pest Management Science, 77(3), 1150–1159. https://doi.org/10.1002/ps.6105
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Merlinda Putri Aderina, Noni Rahmadhini, Wiwin Windriyanti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta (Copyright) artikel yang dipublikasikan di Agropross : National Conference Proceedings of Agriculture dipegang oleh penulis (Copyright by Authors) di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY). Sehingga penulis tidak memerlukan perjanjian pengalihan hak cipta yang harus diserahkan kepada redaksi.