Dampak Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Program Electrifying Agriculture pada Usahatani Padi di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.25047/agropross.2026.975Abstrak
Program Elektrifikasi Pertanian (EA) adalah inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian melalui pemanfaatan energi listrik di sektor pertanian. Studi ini bertujuan untuk meneliti perubahan pendapatan dan keberlanjutan pertanian padi setelah implementasi program Elektrifikasi Pertanian di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode survei yang melibatkan 30 responden petani, dengan partisipasi dianalisis menggunakan metode penilaian, pendapatan dianalisis melalui perhitungan pendapatan dan biaya produksi, dan keberlanjutan dinilai menggunakan pendekatan Rapid Appraisal for Fisheries (Rapfish) yang dimodifikasi dan diadaptasi untuk sektor pertanian di seluruh dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tersebut secara signifikan meningkatkan pendapatan petani meskipun biaya produksi lebih tinggi. Analisis keberlanjutan multidimensi menunjukkan bahwa pertanian padi termasuk dalam kategori keberlanjutan sedang, dengan dimensi sosial dan lingkungan yang cukup berkelanjutan, sedangkan dimensi ekonomi masih kurang berkelanjutan, menunjukkan perlunya peningkatan partisipasi petani dan penguatan aspek ekonomi untuk mendukung keberlanjutan pertanian padi jangka panjang.
Unduhan
Referensi
Alfiani, R., & Hamidah, S. 2023. Respon Petani Terhadap Pelaksanaan Program Electrifying Agriculture Super Panen (Studi Kasus Petani Lahan Pasir Kalurahan Srigading Kapanewon Sanden Kabupaten Bantul) Farmers’ Response To The Implementation Of The Electrifying Agriculture Super Harvest Pr. Jurnal Pertanian Agros, 25(3), 2364–2371.
Arief A., Agung I.B.M., & Dwijatenaya P.R. 2025. Analisis Multidimensi Keberlanjutan Usahatani Padi Sawah : Studi Kasus Di Desa Ponoragan , Kecamatan Loa Kulu , Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis.11(1), 1020–1031.
Barchia, M. F., Budianta, D., Sulistyo, B., Hardiansyah, D., Suhartoyo, H., & Novanda, R. R. 2022. Land Use Change Threat To Paddy Cultivation Sustainability On The Irrigated Rice Fields In Bengkulu Province, Indonesia. Indonesian Journal Of Geography, 54(3), 389–395.
Iskandar, M. J., Hasanah, H. I. L., Prasetyowati, R. E., & Anwar, M. 2023. Efficiency Of Solar Power Generation System Application On Agricultural Automatic Drip Irrigation In Indonesia. Jurnal Ilmiah Membangun Desa Dan Pertanian, 8(4), 146–154.
Khoiriyah, N., Isnaini, M., Iriany, A., & Forgenie, D. 2023. Analyzing The Cost Of Paddy Rice Labor In Indonesia: A Case Study In Ten Tons Syngenta Project. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 16(2), 189.
Khoirunnisa, N., Pudjiastuti, A. Q., & Harmono, H. 2024. Keberlanjutan Program Sistem Intensifikasi Potensi Lokal (Siplo) Dalam Usahatani Padi (Oryza Sativa L) Di Desa Jatisari Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang. Buana Sains, 24(3), 45–56.
Purnama, I. B. I., Elfarosa, K. V., Sugirianta, I. B. K., Indrayanti, A. A. P., & Widiantara, M. 2024. Design And Implementation Of Solar-Powered Submersible Water Pump For Irrigation System In Subak Munduk Babakan Sangeh, Bali. Akuntansi Dan Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 89–100.
Putri, A., Antoni, M., & Malini, H. 2020. Pengaruh Kinerja Kud Manunggal Jaya Terhadap Pendapatan Dan Kualitas Bokar Di Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur. Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis), 1(2), 87–106.
Noktasatria, A. Y., & Farid, A. 2021. Evaluasi Berkelanjutan Ekosistem Mangrove Menggunakan Rapfish di Desa Ujung Piring Kecamatan Bangkalan Kabupaten Bangkalan. Juvenil, 2(2), 146–156.
Santoso, A. B., Manurung, E. D., Siagian, D. R., Purba, H. F. P., & Sembiring, P. 2023. Sustainability Study Of Horticultural Development In Mandailing Natal District With Rapfish-Mds Analysis. Agro Bali : Agricultural Journal, 6(2), 286–302.
Saragi, C. P., Aulia, M. R., & Manihuruk, R. A. 2022. Analisis Pendapatan Usahatani Padi Sawah. Agriust, 3(1), 26–31.
Silvia, D., & Muhsoni, F. F. 2024. Analisis Status Pengelolaan Ekowisata Di Pulau Gili Labak Sumenep Menggunakan Metode Rapfish. Journal Of Marine Research, 13(3), 397–406.
Sugianto. 2025. Strategi Peningkatan Produktivitas Tanaman Padi Berbasis Program Listrik Masuk Swah (Electicity For Farming) Di Kabupaten Ngawi. Jurnal Agribisnis, 25(1), 30–36.
Sefridanti, I., & Hendrita, V. 2024. Analisis Tingkat Partisipasi Anggota Kelompok Tani Dalam Penerapan Sistem Tanam Jajar Legowo Padi Sawah (oriza sativa L) di Jorong Kayu Gadih Kecamatan Tanjung Gadang. Jurnal AGRIFO, 9(1), 59-67.
Susanti, O., Afriansyah, R., Rozali, F. F., Yulinda, Y., Yanda, H., & Yuhelmis. 2025. Penerapan inovasi alat pengipas beras berbasis listrik untuk meningkatkan efisiensi pascapanen petani di Nagari Cupak Kabupaten Solok. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 8(2), 171–182.
Sukmayanto, M., Listiana, I., & Hasanuddin, T. 2022. Analisis Produksi Dan Pendapatan Usahatani Padi Di Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 6(2), 625-634.
Wibowo, B. J., & Iskandar, S. 2024. Kontribusi Pendapatan Budidaya Ikan Lele Terhadap Pendapatan Keluarga Petani Padi Di Desa Pangkalan Gelebak Kecamatan Rambutan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Henny Malini, Neva Dewi Sagita, Reshi Wahyuni

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta (Copyright) artikel yang dipublikasikan di Agropross : National Conference Proceedings of Agriculture dipegang oleh penulis (Copyright by Authors) di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY). Sehingga penulis tidak memerlukan perjanjian pengalihan hak cipta yang harus diserahkan kepada redaksi.